Mengapa Perlu Kode Etik Profesi TI ?
Kita memiliki kebanggaan pada pekerjaan kita dan ingin pekerjaan kita diberikan pengakuan dan rasa hormat. Kita ingin melindungi mata pencaharian kita. Komputer memiliki potensi untuk menghasilkan manfaat yang positif maupun dampak yang negatif atau mempengaruhi ke arah yang positif maupun negatif.
Etika Profesional Komputer
Secara umum, perilaku etis yang diharapkan dari para profesional komputer :
Jujur dan adil, memegang kerahasiaan, memelihara kompetensi profesi, memahai hukum yang terkait, menghargai dan melindungi kerahasiaan pribadi, menghindari kerugian pihak lain, dan menghargai hak milik.
Berbagai contoh kode etik profesi komputer :
1. IEEE-CS/ACM (Software Engineering Code of Ethics and Professional Practice) (http://www.acm.org/about/se-code).
2. ACM Code of Ethics and Professional Conduct (http://www.acm.org/about/code-of-ethics).
3. British Computer Society Code of Conduct and Code of Good Practice (http://www.bcs.org/upload/pdf/conduct.pdf dan http://www.bcs.org/upload/pdf/cop.pdf).
Pedoman Tambahan untuk Profesional TI
1. Pahami apa itu keberhasilan : Pengembangan dan penggunaan sistem komputer harus melihat keberhasilan dan sebagai suatu yang melampaui sekedar penulisan kode program.
2. Kembangkan untuk pengguna : Untuk menghasilkan sistem yang berguna dan aman, pengguna harus dilibatkan dalam tahap-tahap pengembangan sistem.
3. Rencanakan dan jadwalkan secara seksama : Memperhatikan kedetilan, lakukan dengan se
ksama dan hati-hati sewaktu membuat perencanaan dan penjadwalan proyek serta
sewaktu membuatkan penawaran.
4. Mengkaji penggunaan kembali perangkat lunak : jangan mengansumsikan bahwa perangkat lunak yang sudah ada aman dan dapat digunakan kembali.
5. Melindungi : Perlu jaminan yang meyakinkan akan keamanan sistem.
6. Jujur : Jujur dan terbuka mengenai kemampuan, keamanan, keterbatasan dari perangkat lunak.